Mengenal In-Ear, On-Ear, dan Over-Ear: Pengertian, Kelebihan, Kekurangan, dan Contohnya

"Terdapat berbagai jenis perangkat audio, mulai dari in-ear, on-ear, dan over-ear. Tentu saja, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya."

1 min read
In-Ear, On-Ear, dan Over-Ear
In-Ear, On-Ear, dan Over-Ear

Saat kita membeli perangkat audio, apakah yang menjadi pertimbangan utama kita? Desain yang eye-catching, kualitas suara yang superior, kenyamanan penggunaan, ataukah karena kita membutuhkan teman setia untuk menemani aktivitas sehari-hari?

Tentu saja, selain dari keempat faktor tersebut, kita juga melihat berbagai jenis perangkat audio yang berbeda. Ada yang mencocok telinga (in-ear), ada yang menempel ke telinga (on-ear), dan ada yang menutupi seluruh telinga (over-ear).

Mari kita mengenal lebih dalam perbedaan dan kelebihan masing-masing jenisnya!

In-Ear

In-ear, atau earphones, mencocok telinga hingga masuk ke lubangnya. Meskipun ukurannya kecil, ada kejutan audio yang menunggu.

a. Kelebihan

  • Meskipun memiliki kapasitas driver audio yang lebih kecil, beberapa model memiliki kualitas audio yang luar biasa.
  • Sangat portabel dan cocok untuk penggunaan sehari-hari.

b. Kekurangan

  • Harganya yang bisa mencapai jutaan atau puluhan juta, sehingga lebih sering digunakan oleh para musisi diatas panggung.

c. Contoh headphone in-ear:

  • Sony WF-1000XM3.
  • ATH CLR100.
  • 1More Quad Driver.
  • Skullcandy Ink'd.
  • Mi In-Ear Headphones Pro HD.

On-Ear

Berada di tengah antara in-ear dan over-ear, on-ear atau supraaural menawarkan kombinasi suara berkualitas dan portabilitas yang baik.

a. Kelebihan

  • Kapasitas driver audio besar untuk bass yang jernih.
  • Desain yang dapat dilipat dan kemasan dengan case untuk portabilitas.

b. Kekurangan

  • Tidak sepenuhnya mengisolasi suara luar, memberikan tekanan pada telinga.

c. Contoh

  • AKG N60NC.
  • ATH M60X.
  • JBL Tune 500.
  • Beats Solo.
  • Sony WH-CH510.

Over-Ear

Over-ear, atau yang sering disebut circumaural, merupakan pelantang telinga yang menutupi seluruh bagian telinga. Dengan ukuran pad yang besar, over-ear memberikan pengalaman audio yang luar biasa.

a. Kelebihan

  • Kapasitas driver audio yang lebih besar menghasilkan suara yang jernih dan bass yang mengguncang.
  • Soundstage yang luas memberikan pengalaman mendengarkan yang memikat.
  • Fitting yang menutupi telinga mengisolasi suara luar, menciptakan kenyamanan tanpa panas atau gatal.

b. Kekurangan

  • Kurang portabel dibandingkan dengan jenis lainnya.

c. Contoh

  • Audio Technica M20X - M50X.
  • V-MODA Crossfade M100.
  • Beats Studio.
  • Pioneer SE-30.
  • Beyerdynamics Custom One Pro.

Jadi, saat memilih pelantang telinga, pastikan mempertimbangkan kebutuhan dan preferensi Anda. Apakah Anda lebih memilih kenyamanan over-ear, keseimbangan on-ear, atau kepraktisan in-ear, semua tergantung pada gaya hidup dan keinginan mendengarkan Anda. Jangan sampai salah lagi, ya!

Post a Comment
Menu
Search