E3 Tutup: Mengungkap Akhir Pameran Game Terbesar Setelah 28 Tahun

"Pameran game dan elektronik terbesar di dunia, Electronic Entertainment Expo (E3), telah resmi ditutup setelah berlangsung 28 tahun. Hal itu di ..."

1 min read
Gelaran Pameran Game E3
Gelaran Pameran Game E3

Pameran game dan elektronik terbesar di dunia, Electronic Entertainment Expo (E3), telah resmi ditutup setelah berlangsung selama 28 tahun. Kabar tersebut disampaikan oleh Entertainment Software Association (ESA), penyelenggara E3, melalui media sosial pada Selasa, 12 Desember 2023.

Keputusan Menyulitkan

Stanley Pierre-Louis, presiden dan CEO ESA, menyatakan bahwa mengucapkan selamat tinggal pada E3 merupakan keputusan sulit. Meskipun demikian, dia memastikan bahwa ini adalah langkah yang tepat. Menurutnya, penutupan E3 membuka peluang baru bagi industri game untuk menjangkau pengguna dan para mitra.

Perubahan Paradigma

ESA menyebut bahwa perubahan ini terkait dengan peluang baru dalam menyajikan informasi kepada audiens. Konferensi pers online, seperti yang dilakukan Nintendo lewat Nintendo Direct dan Sony dengan State of Play, menandai langkah awal menuju model yang lebih efektif dan hemat biaya. Meskipun begitu, beberapa perusahaan seperti Microsoft masih mempertahankan pameran fisik untuk mengumumkan game terbaru.

E3 Ditinggalkan

Sejak beberapa tahun terakhir, E3 mulai ditinggalkan oleh pemain besar industri game. Langkah pertama diambil oleh Sony pada 2018, diikuti oleh langkah serupa dari perusahaan lain seperti Nintendo dan Microsoft. Gejolak ini semakin terasa saat E3 2022 harus dibatalkan karena ESA ingin menghadirkan standar baru dalam acara hibrida.

Munculnya Alternatif

Tren ini semakin diperkuat dengan keputusan beberapa perusahaan untuk membuat pameran sendiri atau bermitra dengan acara lain guna menampilkan produk-produk terbaru. Geoff Keighley, jurnalis yang sebelumnya terlibat dalam E3, bahkan membuat acaranya sendiri seperti Summer Game Fest dan The Game Awards.

Apa yang Menanti di Masa Depan?

Dengan penutupan E3 pada tahun 2023, belum ada kepastian apakah acara ini akan kembali di masa depan atau malah akan dijual kepada pihak lain. Hal ini meninggalkan tanda tanya besar bagi industri game yang selama ini mengandalkan E3 sebagai platform utama untuk memamerkan produk-produk terbaru.

E3 mungkin telah selesai, tapi perubahan ini membuka pintu bagi inovasi baru dalam cara industri game berinteraksi dengan para penggemar dan mitra mereka. Sesuatu yang bisa menjadi tolak ukur baru dalam dunia game.

Post a Comment
Menu
Search