Berbelanja Online di Era Digital: Kebiasaan Konsumen dan Tren 2024

"Konsumen Indonesia dikenal memiliki kebiasaan untuk mencari barang dengan harga terjangkau saat berbelanja online, seperti yang diungkapkan dalam ..."

1 min read
E-Commerce
E-Commerce

Konsumen Indonesia dikenal memiliki preferensi untuk mencari barang dengan harga terjangkau saat berbelanja. Mereka sangat sensitif terhadap harga suatu produk, seperti yang diungkapkan dalam riset SleekFlow terkait perilaku konsumen.

Menurut riset tersebut, 83% konsumen lebih memilih untuk melakukan 'window-shopping' secara online sebelum melakukan pembelian. Mereka cenderung membandingkan barang-barang di berbagai platform sebelum membuat keputusan pembelian.

Pentingnya Harga dalam Pembelian Online

Rizqi Isnurhadi, Marketing Manager SleekFlow untuk Indonesia, menjelaskan bahwa konsumen cenderung menginginkan barang dengan harga terbaik setelah melakukan aktivitas 'window-shopping' tersebut.

Dalam pernyataannya, Rizqi menyebutkan bahwa sebanyak 72% konsumen lebih memilih berbelanja secara online karena menemukan harga yang lebih murah dibandingkan toko offline. Strategi pemasaran yang tepat dalam platform online dapat meningkatkan peluang penjualan secara signifikan.

Respons Cepat dalam Interaksi Konsumen

Tidak hanya soal harga, respons cepat dari brand juga menjadi kebutuhan konsumen. Rata-rata, konsumen mengharapkan tanggapan dalam rentang waktu 1-2 menit terutama dalam konsultasi produk seperti perangkat elektronik.

Rizqi juga mengungkapkan tiga kebutuhan utama brand pada tahun 2023, seperti pemanfaatan Whatsapp Business API untuk broadcast, fitur centang hijau, dan otomasi pesan di Whatsapp. Pemilihan platform omnichannel dan pengelolaan hubungan pelanggan (CRM) menjadi kunci sebagai mitra resmi WhatsApp Business Solution Provider.

Tren Bisnis Digital di Tahun 2024

Menjelang tahun 2024, Rizqi memperkirakan beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk pengembangan bisnis secara umum. Antara lain, pemisahan yang jelas antara media sosial sebagai alat promosi dan marketplace sebagai tempat transaksi. Platform media sosial diharapkan akan meningkatkan fitur promosinya.

Selain itu, perhatian terhadap loyalitas konsumen menjadi krusial karena beberapa platform marketplace cenderung mengurangi promosi dan meningkatkan biaya administrasi transaksi. Meskipun berdampak pada konsumen yang sensitif terhadap harga, hal ini dianggap positif untuk menciptakan persaingan bisnis yang sehat.

Pebisnis dituntut untuk lebih memahami dinamika pasar digital guna tetap bersaing dan menjaga loyalitas konsumen di tengah perubahan tren di era digital.

Post a Comment
Menu
Search